Derita Dibalik Lomba 17-an

Sumber : brilio.net
Hai Kartinians!

Setiap tanggal 17 Agustus kita pasti selalu merayakan hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta ini. Tak lupa pula dengan antusiasme yang menggelora pasti akan diadakan berbagai perlombaan akan perayaan kemerdekaan menjadi semakin meriah dan semarak. Banyak perlombaan - perlombaan yang diadakan seperti panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, dan lain - lain.

Spesial edisi hari kemerdekaan Indonesia yang ke 74, kali ini kami akan memberikan beberapa informasi dibalik perlombaan - perlombaan di hari kemerdekaan. Apa saja? Mari simak lebih lanjut!

1. Panjat Pinang.
Pasti lomba ini merupakan puncak dari segala lomba yang diadakan pada saat merayakan hari kemerdekaan. Nah, tapi kalian tahu tidak bagaimana bisa ada perlombaan panjat pinang ini? Singkat cerita panjat pinang merupakan kata yang diambil dari bahasa belanda yaitu De Klimmats yang artinya panjat tiang. Permainan de klimmats merupakan permainan yang dibawa bangsa Belanda ke Indonesia, walaupun dibawa oleh bangsa Belanda tetapi mereka merasa jijik untuk memainkannya karena mereka tidak mau menjadi orang yang paling bawah yang pastinya akan terinjak oleh orang diatasnya. Karena waktu dulu sulit untuk mendapatkan makanan. Dengan senang hati, rakyat Indonesia pun rela melakukan permainan itu agar orang Belanda terhibur dan demi mendapatkan sekantung beras untuk dimakan.

2. Lomba Balap Karung.
Sumber : punkjack.2000
Secara harfiah lomba balap karung menggunakam karung goni sebagai media perlombaannya. Kalian tahu tidak? Karung goni merupakan gambaran bagaimana orang Indonesia zaman penjajahan dulu itu berfesyen. Yup, mereka menggenakan karung goni sebagai pakaian dan harus menahan rasa gatal karena saat masa penjajahan harga kain itu terlampau mahal. Lalu, setelah dikumandangkannya proklamasi rakyat Indonesia merayakannya dengan suka cita dan menginjak - injak karung goni alhasil lahirlah perlombaan ini yaitu balap karung menggunakan karung goni.


3. Lomba Makan Kerupuk.
sumber : misteraladin

Permainan yang cukup sederhana ini pasti tidak asing di telinga kalian. Lomba makan kerupuk juga menggambarkan betapa menderitanya saat - saat dimana bangsa ini masih terpijak oleh kolonialisme. Zaman kolonial dulu, untuk makan - makanan yang layak dan enak sangat sulit kebanyakan rakyat Indonesia pada saat itu memakan nasi dengan lauk berupa kerupuk. Nah, untuk mengenang masa itu maka lahirlah perlombaan makan krupik ini.

4. Lomba Tarik Tambang.
Sumber : linisehat

Lomba yang mengahruskan kerja sama dan kekompakan tim ini sangat mengasyikan untuk dilakukan. Pada masa penjajahan, rakyat Indonesia sering diminta bahkan dipaksa oleh orang - orang kolonial agar melakukan pekerjaan - pekerjaan yang keras sehingga mereka (rakyat Indonesia) menjadikan tarik tambang sebagai hiburan dan guyonan bagi mereka karena hal ini akhirnya untuk mengingat hal tersebut maka lahirlah perlombaan ini.

5. Permainan Egrang.
Sumber : damniloveindonesia

Berjalan menggunakan pijakan dengan bambu panjang, apa itu? Yup, egrang. Berbeda dari permainan sebelumnya permainan ini fungsinya adalah untuk meledek orang - orang Belanda saat itu. Seperti yang kita ketahui bahwa orang - orang Belanda merupakan orang - orang asal RAS Kaukasoid yang memiliki ciri berpostur tubuh tinggi yang pastinya melebihi tingginya melebihi orang Indonesia. Karena hal itu, akhirnya orang - oranh Indonesia pada zaman dulu membuat permainan ini sebagai bahan ledekam bagi orang Belanda karena tubuhnya yang terlampau tinggi dari orang Indonesia pada umumnya.

Itulah beberepa informasi mengenai perlombaan 17-an. Dirgahayu Indonesia yang ke74! Merdeka Indonesia! Viva SMANSA!

Penulis : @aryaaanf

Post a Comment

0 Comments

close