Memperingati 64 Tahun KTT Asia-Afrika


sumber ; google

Konfrensi Asia – Afrika atau Konfrensi Tingkat Tinggi Asia – Afrika atau Konfrensi Bandung adalah konfrensi antara negara – negara yang sudah atau baru merdeka di kawasan Benua Asia dan Benua Afrika. Konfrensi ini dilaksanakan pertama kali tanggal 18 April sampai 24 April tahun 1955 di Gedung  Merdeka, Bandung, Indonesia. Konfrensi  yang diselenggrakan oleh Indonesia, Burma (Myanmar sekarang), Ceylon (Sri Lanka sekarang), India, dan Pakistan mempunyai tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia – Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme. Konfrensi tingkat tinggi ini dihadiri sebanyak 29 negara di antaranya Afganistan, Ethiopia, Libya, Republik Demokratik Vietnam, Saudi Arabia,  India, Indonesia, Mesir, Nepal, Burma, Ceylon, Irak, Iran, Jepang, Negara Vietnam, Filipina, Cyprus, Kamboja, Laos, Suriah, Sudan, Republik Rakyat Tiongkok, Kerajaan Mutawakkiliyah Yaman, Yordania, Turki, Lebanon, dan Liberia serta negara yang diberi status pengamat untuk mengamati konfrensi yaitu Brasil. Dari Konfrensi itu dihasilkan sebanyak 10 poin atau yang biasa kita kenal dengan Dasasila Bandung yang menggabungkan prinsip – prinsip Piagam PBB. Dari pertemuan pertama inilah yang nantinya menjadi cikal bakal lahirnya Gerakan Non – Blok.
 KTT AA tahun 1955, sumber ; google
 
 KTT AA tahun 2005, sumber : google
KTT AA tahun 2015, sumber ; google


Pertemuan Kedua diadakan setelah 50 tahun berlalu yaitu di tahun 2005. Berbeda dengan yang pertama kali, pertemuan kedua ini diselenggarakan di Bandung dan Jakarta antara 19 sampai 24 April 2005. Sekjen PBB saat itu Kofi Annan pun ikut hadir dalam pertemuan ini, dari pertemuan itu menghasilkan kesepakatan baru yaitu New Asian- African Strategic Partnership atau Kemitraan Strategis Baru Asia - Afrika. 10 tahun berlalu dari pertemuan kedua tahun 2005, di tahun 2015 Konfrensi Tingkat Tinggi Asia – Afrika diselenggarakan kembali dengan tema Asia – Africa Business Summit dan Asia – Africa Carnival.  Di pertemuan yang ketiga ini KTT Asia – Afrika 2015 diikuti sebanyak 109 negara Asia – Afrika, 17 negara pengamat, dan 20 organisasi internasional serta perwakilan 1.426 media domestik dan asing. Dari yang ketiga kalinya ini menghasilkan 3 dokumen yaitu Pesan Bandung atau Bandung Message, Deklarasi penguatan kemitraan strategis baru Asia – Afrika (NAASP), dan Deklarasi kemerdekaan Palestina.

Post a Comment

0 Comments

close