Bedanya

Dia. Lelaki dengan senyum menyenangkan
Dan diriku. Dengan senyum menyedihkan
Tak berjalan selaras debu dan angin
Tak beriringan senyata pijak-pijak kaki yang pergi
Tak sama seperti anak sekolah memakai seragam kusut setiap hari

Kita berbeda.
Jenis kita berbeda.
Pikiran kita berbeda.
Dan perasaan pun berbeda.

Selayak senja yang meyerigai sinarnya ke bumi
Itulah kamu
Selayak anak kecil yang merindukan sinar senja
Itulah aku

Beda sungguh nyata hingga membuatku muak
Membuatku sesak akan kepulan beda-beda lain yang menghunusku tajam
Aku benci perbedaan
Mungkin mati bersama,
Lebih baik daripada tertampar oleh bedanya.

Post a Comment

0 Comments

close